(1 Vote)
(1 Vote)
Read 2631 times | Diposting pada

Genderang Bencana - Debut Potensial Gerram

 

Gelombang Heavy Music dari kota Palembang kian hari semakin mencuri perhatian. Setelah ((AUMAN)), kini giliran GERRAM. band pendatang baru asal Palembang unjuk gigi dan mengeluarkan album perdananya bertajuk Genderang Bencana. Sempat masuk dalam daftar palling bontot album Indonesia terbaik 2014 versi Rolling Stone Indonesia, album yang dirilis pada 10 Desember lalu lewat label Blacksheep Records ini menawarkan gaya musik yang kelam, cepat, tegas dan lugas.

Genderang Bencana berisikan muatan-muatan yang menyuguhkan sound gitar berat dan alunan riff suram, serta geraman vokal yang meraung-raung sebagai luapan kemarahan. Terdengar pada track pembuka, yang dibuka dengan riff pemandu nan padu dari Victims lagu ini mengoyak-ngoyak siapa saja yang mendengarnya.

Lirik-lirik Genderang Bencana mengambil tema tentang kemarahan dan kegelisahan yang meski tak bisa dibilang aktual, namun layak diperbincangkan. Antara lain terlihat pada track Tiga Pilar Iblis, Menghamba Dunia, Memuja Durjana, Menjilat Ludah, Memamah Bia dengan cerdas GERRAM menghadirkan sindiran terhadap fenomena harta tahta wanita dan dan konspirasi moneter dunia yang semakin kokoh. Atau pada track Kaca Itam yang bisa diartikan secara harfiah sebagai sebuah refleksi yang kelam. "Retak akan semakin meretak, tabiat penghancur semangat, sementara marah menjadi alasan, kita hancur dalam kebutaan". Bila ingin menemukan sebuah syair yang menggambarkan sebuah kediktatoran dari sebuah kepemimpinan yang menebar sejarah semerah darah terletak pada track Lencana Brana Durna.

Secara keseluruhan, riff gitar yang suram, kasar tapi menghanyutkan, serta geraman vokal yang terdengar marah menjadikan hampir seluruh track di album ini terasa sangat istimewa. Tak berlebihan bila Genderang Bencana tengah menjadi buah bibir para metalhead akhir-akhir ini. Meski belum jadi karya yang bisa kami nilai terbaik dari GERRAM, namun jelas potensinya di satu dua album ke depan wajib diantisipasi.

Album yang diproduseri Farid Amriansyah ((AUMAN)) ini juga dikemas dalam cakram padat yang memanjakan mata, dirancang dengan baik oleh Hand Of GOORM sebagai tafsir Ilustrasi dari setiap lagu. (TRY/PS)

Last modified on: 12 Januari 2015
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni