(0 votes)
(0 votes)
Read 1884 times | Diposting pada

Lestarikan Musik Nusantara, Festival Musik Tembi Kembali Digelar 19 - 21 Mei Besok

 

Festival Musik Tembi (FMT) akan kembali diselenggarakan pada 19-21 Mei mendatang. Tahun 2016 merupakan tahun ke-6 festival musik multi-genre yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Forum Musik Tembi (Fombi). Sejak pertama terselenggara pada Mei 2011 silam, FMT terus konsisten dan tidak merubah tujuan utamanya yaitu memberikan ruang apresiasi bagi komposer/musisi muda yang ingin menggali bunyi-bunyian nusantara tanpa sekat genre.


Pada tahun-tahun sebelumnya, FMT telah menampilkan musisi-musisi yang dianggap mampu menghidupi spirit tersebut antara lain grup Kuno Kini, Rizky Summerbee and The Honeythief, Senyawa Exhibition, Jogja Hip Hop Fondation, Matajiwa, dan Hanyaterra.

FMT ke-6 ini mengusung tema “Semarak Bunyi” yang merupakan representasi dari sebuah kesenangan serta rasa syukur kita atas musik yang dinamis dan memiliki identitas kuat. Pengalaman dari buah perjalanan yang tertuang lewat untaian bunyi-bunyian nusantara merupakan ekspresi jiwa nasionalis yang layak dijaga. Keragaman merupakan kunci keistimewaan dalam bangsa ini yang terlukis jelas dalam bingkai potret nusantara, membentang dari Sabang sampai Merauke. Dalam rangka mewujudkan rasa bangga ini, FMT memberi ruang apresiasi bagi ragam irama nusantara dengan balutan tren masa kini. Berpadu dengan teknologi sebagai kemasan yang kelak akan disajikan bagi khalayak luas.

Tema ini juga akan diwujudkan dalam beragam program acara selama 3 hari pelaksanaan festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, secara umum akan ada  beberapa program: “Panggung Terbuka”, yaitu panggung pertunjukan yang menghadirkan beragam line-up musisi yang mengusung musik lintas genre; “Panggung Komunitas” ruang apresiasi bagi grup-grup yang berasal dari berbagai komunitas musik khususnya di Yogyakarta, "Musik Tradisi Baru”, sebuah laboratorium musik kreatif untuk menemukan identitas musik Indonesia; “Pasar FMT”, yang akan terdiri dari berbagai stand pernak-pernik danbarang-barang musik; “Lokakarya” dan “Bincang-Bincang Musik” yang menjadi sisi edukatif dari Festival Musik Tembi ini. 

Rangkaian acara FMT 2016 berlangsung selama 3 hari, Kamis-Sabtu 19-21 Mei 2016, di Tembi Rumah Budaya, Jalan Parangtritis km 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon Bantul Yogyakarta. Hal yang istimewa pada penyelenggaraan kali ini adalah seremoni pembukaan dengan Pawai Budaya oleh masyarakat desa Tembi, Dimas Diajeng Bantul dan pertunjukan Reog Ponorogo yang tentunya akan menambah semarak. Serta untuk pertama kalinya akan digunakan venue pertunjukan Latar Centhini, sebuah bangunan dari bambu yang berdiri di tengah hamparan sawah di timur kompleks Tembi Rumah Budaya.

Adapun rincian acara selama tiga hari adalah sebagai berikut:

Kamis, 19 Mei 2016: Pembukaan FMT 2016: Pawai Budaya, Kesenian Warga Desa Tembi dan Reog Ponorogo 

Panggung Terbuka, menampilkan:

a) Sisir Tanah
b) Tana Ntodea (Palu)
c) Bhatara
d) Kiki & The Klan

Jum’at, 20 Mei 2016: Lokakarya bersama Ronggeng Melayu Deli

Panggung Komunitas, menampilkan:

a) Frog Music Lab
b) Olski

Panggung Musik Tradisi Baru, Menampilkan 8 Kelompok Yang Lolos Seleksi Pertama Musik Tradisi Baru 2016, yakni:

a) WP Grown
b) Tingang Tatu 
c) Sanggar Seni Kakula 
d) Allegro Sanaparane
e) NN
f) Mantradisi
g) Suara Lisan

Panggung Terbuka, menampilkan:

a) Jalu-Soekamti

Sabtu, 21 Mei 2016: Bincang-bincang Musik bersama Rizaldi Siagian (Etnomusikolog), Frans Sartono (Wartawan Musik Harian Kompas), Erie Setiawan (Penulis)

Panggung Komunitas, menampilkan:

a) Music For Everyone
b) Gamelan Mben Surup-Gayam 16

Panggung Terbuka, menampilkan:

a) Total Perkusi
b) Bukonk Betaja (Kalimantan Barat)

Penghargaan Musik Tradisi Baru 2016

Panggung terbuka sekaligus seremoni penutup FMT 2016, menampilkan:

a) Littlelute
b) Ronggeng Melayu Deli

Selama 3 hari pula Pasar FMT akan menyemarakkan area Tembi Rumah Budaya. Pengunjung dapat berbelanja berbagai pernak-pernik, alat musik, clothing, kuliner, dan souvenir khas FMT.  

Seluruh cara yang akan berlangsung di seluruh area Tembi Rumah Budaya ini ditujukan untuk umum dan GRATIS dimulai dari pukul 14.00-selesai. Festival Musik Tembi 2016 diharapkan untuk mempertemukan banyak orang dalam kemeriahan perayaan musik, serta mampu memberikan spirit pada generasi muda agar bangga dengan kekayaan bunyi-bunyian nusantara. (Fombi)

Last modified on: 12 Mei 2016
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni