(0 votes)
(0 votes)
Read 386 times | Diposting pada

Bad Romance: Engcarnation 2018 di UI

 

Sejak tahun 2015, English Carnival and Celebration atau Engcarnation sudah rutin menjadi acara tahunan dari IKMI (Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Program Studi Inggris) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Acara ini selalu mencakup tiga elemen: education, charity, dan culture. Tahun ini, Engcarnation UI 2018 mengambil tema Bad Romance yang berangkat dari keresahan atas bentuk implementasi cinta dan kasih sayang yang justru berujung nestapa. Parahnya, terkadang hubungan tidak sehat ini bahkan menjadikan nyawa dan keselamatan sebagai taruhannya. Untuk itu, ada urgensi untuk mengangkat isu ini ke permukaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahaya hubungan romantis yang tidak sehat.

Dalam mata acara education telah diadakan dua pre-event yaitu lomba esai tingkat nasional bertema The Harsh Reality of Romance dan diskusi film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

Charity dalam Engcarnation UI 2018 memiliki dua mata acara, yaitu donor darah dan penggalangan dana kepedulian anti-kekerasan hewan. Acara penggalangan dana ini disertai dengan adanya video propaganda tentang kekerasan terhadap hewan domestik, dan sudah dilaksanakan selama sebulan sampai tanggal 15 April kemarin melalui Kitabisa.com dan media sosial Instagram dan LINE.

Pada bidang culture, dihadirkan main event berupa Pertunjukan Musik dan Poetry Night. Untuk Poetry Night tanggal 19 April, Engcarnation UI memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk tampil dan membacakan puisi mereka. Panggung musik yang menutup rangkaian acara akan dimeriahkan oleh beberapa band di antaranya Hamba Allah, 90 Horse Power, dan MRT bersama pemenang Lomba Band Engcarnation yang diadakan pada bulan Maret lalu.

 

Rangkaian acara utama Engcarnation akan diadakan pada 19-20 April 2018, bertempat di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

 

Last modified on: 25 April 2018
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni