(0 votes)
(0 votes)
Read 540 times | Diposting pada

John Mayer Gagal Rilis Video Anti-Idol

youtube.com youtube.com

 

Dave Grohl pernah bilang bahwa video klip hanya bahan promosi, untuk musisi musiklah yang terpenting. Tapi sepertinya belum ada video klip Foo Fighters yang dibuat tidak niat-niat amat seperti halnya amatiran. John Mayer nampaknya lebih mengamalkan perkataan Grohl dengan membuat video klip yang benar-benar kelas B. Video New Light diunggah sehari lalu, dan langsung mendapatkan banyak pujian karena ia sangat mem(e)orable. 

Dalam twitnya, Mayer berkata, "Saya ingin membuat video New Light tapi tidak ada yang sepakat soal bujetnya. (Dasar INDUSTRI MUSIK yakan?) Jadi saya ke pusat kota dan membuat video ini dengan perusahaan yang biasanya membuat video ulang tahun dan Bar Mitzvah."

 

Hasilnya: John Mayer dengan penampilan Hobo (gembel di Amerika Serikat), menggunakan green screen dan membuat videonya senorak dan seabsurd mungkin. Video klip seperti ini sering kita temukan di Indonesia, khususnya di video lagu anak-anak di tahun 90an. Kalau dibawa ke konteks sekarang, kami berpikir apakah padannannya di Indonesia. Kami tidak bisa tidak mengingat video-video produksi Flux Cup, khususnya "Lelaki Pemalu" oleh Pandai Besi. 

Namun ketika Fluxcup masih ada usaha untuk membuat video klipnya indah, khususnya bagian Cholil Mahmud menari balet di kegelapan, John Mayer tidak tanggung-tanggung untuk konsisten pada konsep #killyouridol. Pada akhirnya tentu usaha membunuh idola ini gagal, karena toh dia ganteng dan musiknya terkonsep dengan sangat baik, mungkin karena liriknya pun sangat-sangat klise dan murahan: I'm the boy in your other phone/ Lighting up inside your drawer at home all alone/ Pushing 40 in the friend zone/We talk and then you walk away every day/Oh, you don't think twice 'bout me/ And maybe you're right to doubt me. Ke-klise-an lirik ini berbanding lurus dengan video klipnya, yang membuat video klip gaya ulang tahun murahan ini jadi jauh dari murah.

Kami jadi ingat nasihat karakter Robert Downey Jr., Kirk Lazarus, di film Tropic Thunder soal bagaimana caranya menang Oscar: "Never go full retard!"  Kirk Lazarus mencontohkan bahwa Forest Gump (Tom Hanks) adalah tokoh idiot yang punya keberuntungan salaman dengan presiden dan John Lennon dan Raymond Babbit (Dustin Hoffman) di film Rainman adalah idiot yang jago bermain judi. Hanks dan Hoffman menang Oscar karena karakter mereka idiot namun punya kelebihan khusus. Sementara itu Sean Penn dalam film I Am Sam, dari awal sampai akhir menjadi ayah yang idiot dan hanya mampu mendapat nominasi Oscar, tapi tidak menang. Jadi NEVER GO FULL RETARD! 

Robert Downey Jr. sebagai Kirk Lazarus dalam film Tropic Thunder

 

Formula ini dipakai John Mayer dalam video klip New Light. Ya, video ini kelas B. Ya editingnya berantakan, green screennya seadanya. Tapi apa John go full retard? Dengarkan musiknya, lihat wajah tampannya, dan... tentu saja John tidak full retard. Ia curang, maka video ini jadi spesial.

Last modified on: 25 Mei 2018
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni