(0 votes)
(0 votes)
Read 529 times | Diposting pada

Wake Up Iris ! Menggelar AUREOLE Album Tour 2018: Pesan dari Semesta

 

Setelah merilis album pertama mereka, A U R E O L E, pada tanggal 24 Januari 2018, Wake Up Iris !  akan segera bertandang ke beberapa tempat, sebelum akhirnya mengikuti serangkaian acara di Amerika Serikat bersama program kreatif  Siasat Pertikelir dan para pemenang Go Ahead Challenge 2017 lainnya di bulan Maret 2018. 

Rangkaian tur akan dimulai di Jogjakarta pada tanggal 20 Februari 2018 di Ruang Gulma dan dilanjutkan ke Semarang keesokan harinya di Impala Space, Spiegel Building. Lalu Wake Up Iris ! akan menuju ke Bekasi tepatnya di Kedubes Bekasi pada tanggal 28 Februari dan menutup perjalanan mereka ke Pamulang, di EARHouse pada tanggal 1 Maret 2018. Mereka juga akan mengadakan Radio Tour seperti TraxFm di Semarang dan Ruru Radio di  Jakarta Selatan.

Album pertama Wake Up Iris !, A U R E O L E ini memiliki tema besar melihat makrokosmos melalui mikrokosmos, manusia itu sendiri. Pengerjaan album ini sudah dimulai sejak April 2017 setelah Tur Showcase mereka ke Jakarta dan Bandung. Berisikan 7 buah lagu original, Wake Up Iris ! ingin menebarkan pesan pesan yang mereka dengar dari semesta dan disampaikan melalui lagu lagu mereka untuk memberikan semangat positif, mengajak pendengarnya menjadi pelangi di bumi ini dan memulai kebaikan dari diri sendiri.

Single yang akan diusung oleh Wake Up Iris!  adalah Nefelibata, sebuah lagu yang menurut mereka mewakili semangat dari album pertama mereka. Single ini akan segera rilis bersama Video Lirik sebelum dimulainya tur bagian pertama ini. Dalam Video Lirik ini Wake Up Iris ! bekerja sama dengan Videografer Varian Tyan dan seorang seniman teater, Bejo Sandy.

Wake Up Iris ! adalah Bie Paksi dan Vania Marisca. Mereka memulai proyek musik ini sejak tahun 2015 dan telah merilis satu album dan satu Live Forest Session berjudul Rain’s Tale. Wake Up Iris! juga pernah menjadi line up di berbagai acara seperti Folk Music Festival, Malang 2015, Soundrenaline, Bali 2017, dan Musik Hutan, Makassar 2017.

Last modified on: 14 Februari 2018
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni