(2 votes)
(2 votes)
Read 4142 times | Diposting pada

Puthut EA Sebarkan Gratis Buku 'Menanam Padi di Langit'

Puthut EA Sebarkan Gratis Buku 'Menanam Padi di Langit' Sampul baru cetakan kedua

 

Puthut EA, penulis kelahiran Rembang 39 tahun silam yang kini aktif mengelola situs Mojok.co, merilis ulang buku karyanya berjudul 'Menanam Padi di Langit' pada 1 Januari kemarin. Buku non-fiksi yang terbit perdana pada 2008 silam oleh Ark Gallery ini bisa diunduh secara cuma-cuma dalam format PDF (digital) di situs KBEA.co dan bisa dipesan versi cetaknya melalui toko buku online dan penerbitan independen Pojok Cerpen.

Di pengantar cetakan kedua buku 'Menanam Padi di Langit' ini, Puthut mengatakan pada cetakan pertamanya ada kekeliruan kutipan hasil wawancara yang terlanjur dicetak dan tak bisa diperbaiki. "Dengan terbitnya cetakan kedua ini, saya telah memperbaiki kekeliruan tersebut, sekalipun harus menunggu kurang-lebih sampai 7 tahun," ungkapnya.

Buku 'Menanam Padi di Langit' sendiri memaparkan kisah hidup tiga perupa muda Indonesia (Bob, Teddy, dan Toni) lengkap dengan kegilaan, kekonyolan, kisah cinta, proses kreatif, impian dan jalinan persahabatan di antara mereka. Kisah mereka ditempatkan dalam konteks sosial dan politik, juga di telatah seni rupa Indonesia di ujung masa kekuasaan Orde Baru. Di situs Goodreads, buku ini mendapat rating 4,29. 

Puthut sendiri dikenal sebagai cerpenis, novelis, esais dan peneliti yang telah menulis kurang lebih 20 buku, baik fiksi maupun non fiksi. Ia juga telah banyak terlibat di berbagai penerbitan sastra antara lain buletin sastra Ajaib, dan media alternatif ON/OFF pada tahun 2000-an. Puthut kini aktif mengelola beberapa website seperti Jombloo.co dan Minumkopi.com. Ia juga aktif di Indonesia Berdikari dan Komunitas Kretek untuk menyuarakan dukungan pada para petani cengkeh dan tembakau di Indonesia. (Pry)

Last modified on: 8 Januari 2016

    Baca Juga

  • A Room of One's Own: Ayu Utami


    Yang pertama akan menyambut kita bukanlah sang tuan rumah, melainkan sepasang anjing yang ribut menyalak dan mengendus-endus penasaran. Setelah itu baru muncul Ayu Utami, menyapa riang sambil berkata, "Kenalin, ini…

     

  • Sampai ke Bulan dan Kembali Pulang


    Aku merayakan ulang tahun anakku sehari setelahnya. Selalu sehari setelah atau sehari sebelumnya, dan tidak pernah di tanggal yang tepat. Selalu begitu. Kenapa? Karena hakim memutuskan bahwa anak itu harus…

     

  • Non-Spesifik dalam Paviliun Puisi


    Setelah menelurkan buku kumpulan puisi pertamanya, Kota ini Kembang Api, di tahun 2016, tahun ini Anya Rompas kembali meramaikan jagad puisi Indonesia dengan buku keduanya yang berjudul Non-Spesifik. Buku ini…

     

  • Kucing Mati dan Perihal Lain yang Nyaris Terjadi


    Nyaris menabrak kucing dan benar-benar menabrak kucing adalah dua hal berbeda. Yang pertama adalah kejadian biasa. Hampir semua pengendara—bermotor maupun tidak—pernah mengalami. Memang belum ada catatan statistik yang pasti. Namun,…

     

Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni