(1 Vote)
(1 Vote)
Read 2812 times | Diposting pada

Parahyena Rilis Single Kedua Bertajuk “Ayakan”

 

Setelah merilis single pertamanya berjudul 'Penari' beberapa waktu yang lalu. Parahyena grup musik akustik asal Bandung resmi merilis single kedua mereka bertajuk 'Ayakan' pada 111 Juli 2015 lewat situs resmi band.

Single 'Ayakan' sendiri adalah sebuah bentuk presentasi musik Parahyena yang akan dimasukan ke dalam album penuh mereka, dan sekaligus menandai satu tahun perjalanannya. Rencananya single ini juga akan disebar ke radio-radio kota Bandung dan kota-kota lainnya.

Single yang lirik dan musiknya diramu langsung oleh Parahyena ini dalam liriknya, menggunakan ‘Paparikan’ yaitu salah satu puisi dalam sastra sunda yang dibangun oleh cangkang yang tidak mengandung arti, dan diikuti oleh isi yaitu arti sesungguhnya, yang dikompromikan dengan sastra inggris alakadarnya.

Nomor 'Ayakan' sarat dengan kasih sayang, pembelajaran dan guyonan, dan tidak menutup kemungkinan disalah satu bagian liriknya menjadi multi tafsir. Dalam single anyar ini Parahyena turut serta mengajak Dimas Wijaksana yang merupakan mesin cengkok dari band bernama Mr. Sonjaya untuk ikut bernyanyi.

Selain mengeluarkan dalam format lagu, Parahyena juga akan mengeluarkan video testimoni tentang single ini dari musisi-musisi kota Bandung dan masyarakat umum. Adapun musisi yang ikut dilibatkan diantaranya Ully ‘saratuspersen’, Harry Koi ‘Ansaphone’, Angga Badilz ‘Kick It Out’,  EzzaRush ‘Under The Big Bright Yellow Sun’, Bob Faizal ‘Littlelute’, Bobbie Rendra ‘Oyster’ dan banyak lagi.

Parahyena adalah grup musik akustik asal Bandung. Yang berdiri pada 11 Juli 2014. Terdiri dari Sendy (vocal, guitalele), Radi Tajul Arifin (gitar, vocal latar), Saipul Anwar (contrabass), Iman Surya (violin), Fajar Aditya (cajon) dan Hendri ‘ekek’ (bangsing). Kata Parahyena sendiri mendiskripsikan seperti kawanan Hyena (spesies hewan) yang hidup bergerombol secara liar. Hal ini dianalogikan sebagai bentuk eksplorasi musik pada Parahyena.

Beberapa musisi/band seperti AulagaFolk, Bella Flex, The Cake, adalah inspirasi musik bermusiknya, Namun kesukaan terhadap karya musisi Indonesia seperti Gamelan, Sweaty Family, dan sebagainya  tetap digaris bawahi. (Tiar)

Last modified on: 13 Juli 2015
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni