(0 votes)
(0 votes)
Read 235 times | Diposting pada

Law of Attraction (LOA) Resmi Rilis Single Perdana "Petrichor"

 

Butuh dua tahun untuk Law of Attaction (LOA) mempersiapkan debut mini album bertajuk Presque Vue. Berbagai kendala teknis dan non-teknis menjadi sebabnya. Memasuki 2018, mereka patut berbahagia. Mini album tersebut akhirnya tandas juga dan akan dirilis secara keroyokan oleh tiga label yakni Benalu HQ, D Kolektif, dan Lokanalog Recs dengan format kaset pita.

Terdapat dua lagu berdurasi cukup lama dengan sentuhan aransemen khas post metal yang bertalu-talu seiring dentuman hardcore punk, dengan ambient yang gelap nan magis. Menyimaknya nanti tertangkap aura destruktif.

Judul Presque Vue berasal dari etimologi Prancis: Presque berarti almost (dalam Bahasa Inggris) atau hampir (dalam Bahasa Indonesia); Vue berarti seen (dalam Bahasa Inggris) atau lihat (dalam Bahasa Indonesia). Apabila digabungkan bisa dimaknai sebagai sesuatu yang nyaris terlihat.

“Presque Vue cukup untuk menggambarkan keseluruhan dari album instrumental ini. Karena Presque Vue sendiri bisa diibaratkan dengan kejadian ketika kamu ingin mengeluarkan kata-kata yang sudah ada di ujung lidah, tapi tidak bisa keluar dan itu malah membingungkan dirimu sendiri,” ujar Giring Ichwan, gitaris LOA.

Di samping itu, Latif dari Benalu HQ merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari debut album LOA. Berawal dari pertemuannya dengan LOA di salah satu gigs di Depok, Latif terperangah ketika menyaksikan deretan nomor tanpa vokal digelontorkan begitu saja ke gendang telinga penonton.

“Sebagai orang yang jarang mendengar band-band post metal, mungkin saya bisa dibilang jenuh dengan durasi lagu band-band sejenis, terkecuali LOA. Bermain intens, menendang, tajam serta tidak terlalu banyak gimmick sebagai memperdalam durasi,” ujarnya.

Sejak saat itu, merasa tak perlu berpikir lagi, Benalu HQ lantas melayangkan tawaran rilis album untuk LOA. “Sangatlah dosa besar, jika saya membiarkan band ini tidak banyak didengar orang,” Latif menekankan.

LOA digawangi oleh Ihsan Ramadhan Saputra pada drum, David Dul pada gitar, Giring Ichwan pada gitar, dan Mabok Hakim pada bass. Dibentuk sekitar pada pertengahan 2014. LOA hadir untuk menyediakan nada-nada destruktif sebagai wujud respon pada zaman. Bisa dibilang mereka coba menerjemahkan zaman melalui musiknya yang secara garis besar bernada ironi.

Debut single mereka bertajuk “Petrichor” sudah bisa di dengar di laman Soundcloud.

Last modified on: 15 Maret 2018
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni