(3 votes)
(3 votes)
Read 2961 times | Diposting pada

Forum Budaya di Surabaya Gelar Tribute to Gombloh

 

Hengky Kurniadi, Sawung Jabo bersama Arek Wetan yang tergabung dalam Forum Penggiat Kebudayaan Surabaya bakal menggelar perhelatan langka. Sebuah penghargaan untuk Gombloh, musikus balada terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini, akan digelar pada 27 November 2013 di Parkir Timur Delta Plasa, Surabaya.

Musisi yang akan meramaikan acara yang bertajuk Tribute to Gombloh: Memotret Pahlawan Kaum Pinggiran ini antara lain Sawung Jabo bersama Sirkus Barock-nya, Oppie Andaresta, Ayu Laksmi dan Svara Semesta. Roy Jeconiah, Sangkakala, dan deretan nama lainnya.

Sawung Jabo sendiri sudah memendam cita-cita membuat acara penghargaan ini sejak delapan tahun lalu. Menurutnya, pagelaran ini lebih untuk memotret kecintaan Gombloh pada apa saja yang dimiliki bangsa ini.

“Gombloh menggambarkan dan mengekspresikan dengan cara sederhana, anggun, dan berwibawa tanpa harus berteriak-teriak bising. Juga tanpa harus kehilangan kewajarannya sebagai anak bangsa Indonesia. Kita bisa berkaca pada karya-karya Gombloh untuk mengetahui Indonesia,” tulis Sawung Jabo di rilis pers yang kami terima kemarin (17/10).

Henky Kurniadi yang menyambut baik gagasan Jabo, juga punya kenangannya sendiri. Ia secara pribadi juga memiliki ‘hutang’ yang belum terbayar pada Gombloh. Ketika itu, Henky menengok Gombloh yang tengah di rawat di Rumah Sakit. Gombloh meminta Henky untuk memotret dia bersama keluarganya. Belum sampai niat itu terlaksana, Gombloh berpulang.

“Barangkali pagelaran musik Tribute to Gombloh ini bisa menjadi sebuah cara lain memotret sosok Gombloh melalui karya-karyanya,” ujar Henky yang juga tengah menjabat ketua Percasi Jawa Timur.

Kawan-kawan Gombloh seperti Sawung Jabo, Nanil C Yakin, Henky Kurniadi kemudian menggagas sebuah pagelaran musik untuk memotret karya-karya Gombloh dari kacamata musik sekarang. Pagelaran ini bukan sekedar romantisme atau gebyar, lebih dari itu mereka ingin mengenalkan karya-karya Gombloh sebagai inspirasi. Bahwa berkarya itu, memotret apa-apa yang ada di sekitarnya, menyuarakan kondisi selingkungannya.

Terlahir dengan nama asli Soedjarwoto Soemarsono, Gombloh adalah pencipta lagu yang karya sangat dikenal dan berpengaruh di kurun waktu 70 dan 80-an di jagad musik dalam negeri. Besar dengan karya-karyanya, Gombloh dikenal kerap mengangkat tema nasionalisme dalam lagu ciptaannya. ‘Kebyar-kebyar’ adalah salah satu karyanya yang menjadi lagu wajib setelah ‘Indonesia Raya’ setiap 17 Agustus dari istana hingga pelosok kampung. Karya lainnya juga sederhana, bercerita tentang kehidupan sehari-hari. Lirik lagunya puitis, misterius, kadang jenaka.

Kepedulian Gombloh pada 'kaum pinggiran' tercermin dari cerita paling terkenal ketika ia membelanjakan honornya untuk beli BH (Buste Houder) yang dibagikan ke Pekerja Seks Komersial. (Bayu/ Pry)

Last modified on: 18 November 2013
Browse More »

Telusuri juga Kanal Musik, Sastra, Politik, Sosial Budaya dan Seni