Home Film
Film
Imajinasi Tanpa Batas Film Avatar Print E-mail
Saturday, 19 December 2009 09:50

Oleh Andibachtiar Yusuf, filmmaker.


Tersebutlah seorang agen polisi dari Bombay yang diminta untuk masuk ke sebuah wilayah perkampungan untuk memahami kehidupan mereka. "Memahami bagaimana mereka berpikir dan bertindak," ujar komandannya yang sesuai pesan pemerintah ingin meratakan kawasan itu dan mengubahnya menjadi sebuah jalanan. Film itu berjudul Krodhi, saya menontonnya sekitar tahun 1983 di sebuah bioskop kawasan Kramat, Jakarta. Dharmendra sebagai protagonis di film itu kemudian membaur dengan masyarakat setempat dan kemudian berbalik membela kepentingan masyarakat setempat.

Last Updated on Thursday, 21 January 2010 07:06
 
Sembilan Film Terbaik 2009 Print E-mail
Wednesday, 16 December 2009 06:19

Oleh Andibachtiar Yusuf, filmmaker

 

Saat redaksi Jakartabeat.net meminta saya untuk menuliskan daftar ini, saya langsung berpikir keras. Karena, sebagai penonton setia bioskop dan saya sedang tinggal di Jakarta, maka tentu saja kebanyakan daftar yang saya lihat adalah film Hollywood, maka kemudian daftar ini pun tentu akan didominasi oleh film-film keluaran Hollywood yang memang paling sering saya tonton belakangan. Daftar ini dibuat tanpa urutan mana yang terbaik, tapi dibuat berdasarkan judul yang pertama muncul di benak saya saat menulis, tapi tentu mewakili selera saya di 2009.


1. The Curious Case of Benjamin Button (David Fincher)


Adaptasi luar biasa dari cerita pendek karya Scott Fitzgerald. Transformasi luar biasa dari kisah komedi satir tentang kehidupan menjadi sebuah perenungan tentang makna kehidupan itu sendiri. Dibuat dengan alur naratif, film ini adalah satu dari karya jarang yang menjadikan keadaan sebagai pemicu penggerak karakter. Karakter-karakter di dalam film ini dibentuk dan digerakkan oleh segala keadaan yang terjadi dalam cerita. Penulis cerita Eric Roth yang juga pernah menghasilkan gaya penulisan serupa di Forrest Gump (1994, Robert Zemeckis) kembali tampil gemilang lewat skenarionya ini.

 

Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 22:00
 
Sepuluh Film Nasional Paling Menarik Tahun 2009 Print E-mail
Tuesday, 15 December 2009 11:12

Oleh Bobby Batara, wartawan film

 

Seorang rekan menghitung setidaknya ada 83 judul film Indonesia yang muncul di tanah air sepanjang tahun 2009. Selain yang didistribusikan di jaringan arus utama (kelompok 21) ada pula yang hanya diputar di jaringan Blitz Megaplex serta bioskop alternatif macam Kineforum (sebut saja judul Babi Buta yang Ingin Terbang dan Kado Hari Jadi). Jumlah ini malah menurun ketimbang tahun lalu yang mencapai hingga 90-an judul.

Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 22:01
 
Balibo Five: Melawan Sensor, Melawan Lupa Print E-mail
Sunday, 06 December 2009 11:43

Andy Budiman, jurnalis Tempo TV dan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia

 

 

Awalnya adalah status Facebook milik Santoso, pendiri Kantor Berita Radio KBR68H. Selasa malam (01/11/09) ia menulis “Film tentang Balibo batal diputar di Blitz karena tidak lolos sensor. Hari gini masih ikut LSF ? Ayo, siapa yang mau nonton film itu, kita putarkan di Utan Kayu”.

Santoso yang juga pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) gundah. Malam itu ia gagal menonton film “Balibo Five” karya sutradara Robert Connolly di Blitz Megaplex, Grand Indonesia Jakarta. Pemutaran yang diselenggarakan Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC) itu mendadak dibatalkan karena tak mendapat ijin dari Lembaga Sensor Film (LSF). Pengurus AJI Ezki Suyanto lantas bergerak cepat mencari film itu dan memberikannya kepada Santoso. Jadilah, dua hari kemudian film itu diputar di Teater Utan Kayu atas kerjasama KBR68H dengan AJI.

Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 22:14
 
Film Nasional di Hari Lebaran Print E-mail
Monday, 28 September 2009 10:32

Oleh Bobby Batara, wartawan film

 

Momen lebaran sejak lama mendapat tempat istimewa di mata produser film lokal. Maklumlah, saat-saat macam ini semua orang mendadak punya duit. Kaum pekerja mendapatkan bonus dari majikannya, sedangkan kaum dhuafa memperoleh zakat yang menjadi jatahnya. Sejenak orang dibuat bingung, rezeki itu mau dihabiskan kemana? Mereka yang punya sanak saudara di kampung segera berangkat mudik. Sekarang bagaimana dengan yang tidak mudik? Kemana lagi kalau bukan ke mal. Seperti diketahui, di ibukota dimana ada mal di situ ada bioskop.

 

Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 22:15
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 1 of 5
Banner
Banner
Make sure you have at least Flash Player 7. If not,please download.
Banner

Who's Online

We have 8 guests online

Follow Us On

Facebook Group: 50072354705 Twitter: jakartabeat